Bandar Lampung, lampungwah.info – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan Lampung! Mulai tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung resmi menyalurkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Khusus sebagai pengganti uang komite sekolah yang telah dihapus.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi ribuan siswa dan orang tua di seluruh Lampung. Bantuan akan disalurkan langsung ke rekening sekolah setiap triwulan, memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan lancar tanpa beban tambahan biaya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Gubernur Lampung dalam meringankan beban pendidikan masyarakat.
“Mulai tahun ini kita jalankan kebijakan baru. Tahun lalu gubernur sudah menegaskan pentingnya menghapus pungutan komite agar siswa dan orang tua lebih ringan. Kini, kita hadirkan solusi nyata lewat BOP Khusus,” ujar Thomas penuh semangat.
Pemprov Lampung mengalokasikan dana dari APBD Provinsi Lampung untuk mendukung program ini. Penyaluran dilakukan setiap triwulan agar sekolah tetap aktif, kreatif, dan produktif dalam menjalankan kegiatan belajar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keuangan. Dengan sistem triwulan, sekolah bisa terus beroperasi tanpa hambatan dan tetap fokus pada peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya.
Besaran BOP Khusus ditetapkan sebesar Rp500.000 per siswa per tahun untuk sekolah reguler dan Rp600.000 per siswa per tahun untuk sekolah unggulan. Dana ini akan langsung digunakan untuk kebutuhan operasional sekolah, mulai dari kegiatan pembelajaran hingga fasilitas pendukung.
“Nominal ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Namun, jika kondisi keuangan membaik, tentu akan kita tingkatkan agar manfaatnya semakin besar,” tambah Thomas optimis.
Kebijakan ini disambut positif oleh berbagai pihak. Para guru, siswa, dan orang tua merasa terbantu dengan adanya dukungan nyata dari pemerintah daerah.
“Ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan. Sekolah bisa tetap berjalan optimal tanpa membebani orang tua,” tegas Thomas.
Dengan semangat baru di tahun 2026, Pemprov Lampung berkomitmen terus menghadirkan kebijakan pro-rakyat yang mendorong kemajuan pendidikan di Sai Bumi Ruwa Jurai.
(RED)


















