Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
LampungLampung Timur

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Desa Kali Pasir Lampung Timur, Sampaikan Atensi Presiden Prabowo Terkait Jembatan Kali Pasir

23
×

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Desa Kali Pasir Lampung Timur, Sampaikan Atensi Presiden Prabowo Terkait Jembatan Kali Pasir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Lampung Timur ( lampungwah.info ) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/2/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas atensi langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat dan pelajar yang harus menyeberangi sungai menggunakan getek karena belum adanya jembatan penghubung.

 

Example 300x600

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, Dandim 0429 Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, serta jajaran dinas terkait.

 

Menteri Dody menyampaikan bahwa kehadirannya di Desa Kali Pasir merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, setelah video warga dan pelajar menyeberangi sungai tanpa jembatan menjadi viral di media sosial.

 

“Saya hari ini ke sini sesuai arahan Pak Presiden. Saya ditelepon Pak Seskab kemarin pagi karena Pak Presiden memberikan atensi. Viral ini beliau tahu, dan pemerintah harus hadir secara komprehensif,” ujar Dody.

 

Ia juga menyampaikan pesan emosional dari Presiden Prabowo yang sangat peduli terhadap kondisi rakyat yang mengalami kesulitan.

 

“Pak Presiden itu kalau melihat rakyat kesusahan suka menangis. Tugas saya sebagai pembantu beliau adalah memastikan beliau tidak menangis. Minimal itu, dan mudah-mudahan bisa membuat beliau tersenyum,” lanjutnya.

 

Dody menjelaskan bahwa persoalan di Desa Kali Pasir tidak hanya terkait pembangunan jembatan, tetapi juga kondisi sungai yang menjadi kendala utama. Ia mengungkapkan bahwa proyek jembatan tersebut telah mangkrak selama bertahun-tahun akibat permasalahan hukum dan teknis.

 

“Ini sudah bertahun-tahun mangkrak, mungkin delapan atau sepuluh tahun. Awalnya saya pikir hanya masalah jembatan, ternyata ada persoalan sungai juga. Jadi semuanya harus dibereskan,” jelasnya.

 

Setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, Menteri PU memerintahkan jajarannya untuk segera bertindak cepat dengan merancang pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pelajar yang setiap hari menyeberangi sungai.

 

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri PU beserta jajaran atas gerak cepat pemerintah pusat dalam merespons keluhan masyarakat.

 

“Alhamdulillah, ini gerak cepat yang luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri dan khususnya kepada Bapak Presiden. Ini adalah keluhan masyarakat yang sudah bertahun-tahun kami terima,” ujar Bupati Ela.

 

Ela menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

 

“Ini adalah kolaborasi atas arahan Bapak Presiden, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Untuk tugas pemerintah kabupaten, kami siap melaksanakan kewenangan kami, baik pembebasan lahan maupun perbaikan jalan, dengan mengalokasikan anggaran agar pelayanan publik, khususnya infrastruktur jembatan, dapat terselesaikan dengan baik,” tambahnya.

 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga telah berkoordinasi dengan Dandim dan Pangdam untuk membangun jembatan afirmasi sementara secara gotong royong sambil menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah pusat.

 

Bupati Ela turut memaparkan kondisi riil masyarakat Desa Kali Pasir yang terdampak langsung akibat belum tersedianya jembatan penghubung. Ia menyebutkan bahwa ratusan warga dan pelajar setiap hari harus menyeberangi sungai menggunakan getek untuk beraktivitas, yang berisiko tinggi terutama saat musim hujan dan arus sungai meningkat.

 

Dengan adanya perhatian langsung dari Presiden Prabowo dan langkah cepat dari Kementerian Pekerjaan Umum, masyarakat Desa Kali Pasir berharap pembangunan jembatan dapat segera terealisasi demi keselamatan dan kemudahan akses warga Lampung Timur. (RED)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *