Bandar Lampung, lampungwah.info — Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menangani kerusakan jalan guna mengantisipasi terhambatnya mobilitas masyarakat selama puncak musim hujan dan menjelang bulan suci Ramadan. Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Pemprov Lampung secara serentak melakukan penutupan jalan berlubang, pembersihan drainase, bahu jalan, pengangkatan sedimen, serta penanganan longsor di berbagai wilayah.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar, khususnya dalam menyambut Ramadan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.
Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di ruas-ruas strategis, antara lain ruas jalan Kali Rejo – Bangun Rejo, Metro – Kota Gajah, Kotabumi – Bandar Abung, Daya Murni – Gunung Batin, serta sejumlah ruas lainnya sesuai wilayah kerja masing-masing UPTD.
Di wilayah Kotabumi, khususnya ruas Bandar Abung, sejumlah alat berat telah ditempatkan untuk membersihkan aliran air di sisi bahu jalan. Upaya ini dilakukan agar genangan air dapat diminimalkan sehingga kerusakan jalan tidak semakin parah sebelum dilanjutkan dengan proses penimbunan.
Sementara itu, pada ruas Metro – Kota Gajah, dilakukan pengerukan saluran air di bahu jalan untuk menjaga kelancaran aliran air dan mencegah genangan. Hal serupa juga dilakukan di ruas Daya Murni – Gunung Batin melalui penimbunan jalan dan pengerukan drainase. Di ruas Kali Rejo – Bangun Rejo, petugas melakukan pengerukan saluran air serta penimbunan jalan berlubang agar tetap dapat dilalui kendaraan masyarakat dengan aman.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, ST., MT., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemeliharaan jalan provinsi yang terdampak cuaca ekstrem. “Kami terus berkoordinasi dengan seluruh UPTD untuk memastikan kondisi jalan provinsi tetap fungsional dan aman dilalui masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemprov Lampung berkomitmen menjaga konektivitas antarwilayah agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terganggu. “Kami berharap masyarakat dapat turut menjaga kondisi jalan dengan tidak membuang sampah ke saluran air serta melaporkan jika ada kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Langkah cepat dan terpadu ini diharapkan mampu mengurangi dampak kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di seluruh wilayah Lampung.
(RED)


















