Lampung Timur, Lampung.wah – Siap-siap, warga Lampung Timur! Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura (KPTPH) dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur menggelar aksi seru untuk menjaga tas dompet warga: Kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan melalui Gerakan Pangan Murah (SPHP-GPM), yang digelar Rabu (03 Desember 2025) di Desa Wana, Kecamatan Melinting.
Plt. Kepala Dinas Tri Wibowo mengakui, akhir tahun 2025 bukan saat yang mudah – inflasi yang mengintai dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) selalu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketersediaan dan harga pangan yang terjangkau. Tapi jangan khawatir – Dinas KPTPH tidak berdiam diri!
“Kita tidak akan biarkan warga kesusahan karena harga pangan melambung di akhir tahun. Kegiatan ini adalah bukti kita berjuang bersama untuk memastikan pangan tetap murah dan cukup,” ujar Tri Wibowo dengan semangat.
Bukan hanya di Desa Wana saja – aksi ini sudah merambah beberapa wilayah “pintar” di Lampung Timur, antara lain Desa Balerejo (Kec. Batanghari), Desa Tanjung Harapan (Kec. Marga Tiga), dan Desa Taman Fajar (Kec. Purbolinggo). Setiap lokasi menjadi titik penyaluran pangan dengan harga yang jauh lebih murah dari pasar biasa, membuat warga antusias mengantri untuk mendapatkan stok pangan persiapan akhir tahun.
“Terima kasih banget, akhirnya bisa beli beras dan sayuran murah. Akhir tahun ini pasti lebih tenang,” ujar seorang warga Desa Wana yang tidak mau disebutkan namanya, sambil memegang keranjang penuh barang belanjaan.
Dengan langkah-langkah ini, Dinas KPTPH menunjukkan komitmen tegas: inflasi dan HBKN tidak akan menjadi alasan pangan mahal di Lampung Timur! Warga pun menantikan, kapan aksi SPHP-GPM akan tiba di wilayah mereka selanjutnya. (Adv)


















