Bandar Lampung, lampungwah.info – Dinas Pendidikan Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan SMA, SMK, dan SLB agar mampu bersaing di tingkat perguruan tinggi negeri (PTN). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Aksi Jihan, sebuah aplikasi uji latihan berbasis web online yang dirancang khusus untuk siswa kelas 12.
Program Aksi Jihan bertujuan membantu siswa berlatih menghadapi seleksi PTN dengan sistem simulasi ujian yang menyerupai kondisi sebenarnya. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengukur kemampuan akademik, memperbaiki strategi belajar, serta meningkatkan motivasi untuk meraih hasil terbaik.
Implementasi Aksi Jihan telah dilaksanakan di SMK Negeri 7 Bandar Lampung pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa yang antusias mengikuti simulasi ujian tersebut.
Kepala SMK Negeri 7 Bandar Lampung, Hj. Kemis., S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan siswa menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi negeri. Menurutnya, Aksi Jihan memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk memahami pola soal, manajemen waktu, serta meningkatkan kepercayaan diri sebelum mengikuti seleksi sebenarnya.
“Melalui Aksi Jihan, siswa kami dapat berlatih secara langsung dengan sistem yang menyerupai ujian PTN. Ini tentu sangat membantu mereka dalam mengasah kemampuan akademik dan kesiapan mental,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan menengah. Diharapkan, dengan adanya Aksi Jihan, angka kelulusan siswa Lampung ke perguruan tinggi negeri dapat meningkat setiap tahunnya.
Para siswa peserta kegiatan mengaku senang dan termotivasi setelah mengikuti simulasi tersebut. Mereka merasa lebih siap menghadapi ujian seleksi PTN karena dapat mengetahui kemampuan masing-masing melalui hasil latihan.
Kegiatan Aksi Jihan di SMK Negeri 7 Bandar Lampung diakhiri dengan sesi evaluasi dan pemberian apresiasi kepada peserta dengan nilai tertinggi. Program ini direncanakan akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Provinsi Lampung sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan daerah. (RED)


















